Begini Cara Mengetahui Versi WordPress yang Anda Gunakan

Sekarang ini memang banyak orang berlomba – lomba mencoba peruntungan dengan mengembangkan websitenya sehingga bisa dikunjungi oleh banyak orang. Berbagai upaya dan cara digunakan untuk mewujudkan itu semua meski harus menghabiskan banyak uang dan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa sukses serta masuk pada one pages di Google.

Faktor pendukung yang bisa dilakukan untuk mencapai itu semua adalah dengan memaksimalkan website bersangkutan. Terkadang untuk mendapatkan inspirasi, ada baiknya anda sering mengintip dan mempelajari website orang lain yang sudah sukses terlebih dahulu.

Hal tersebut dimaksudkan agar anda bisa mengaplikasikan setiap detail yang dilakukan oleh website yang sudah sukses terlebih dahulu tersebut. Misalnya saja dari segi tampilan, desain, tata letak artikel, kualitas gambar yang digunakan, software pendukung, plugin tambahan, versi wordpress yang digunakan dan masih banyak komponen – komponen yang bisa dipelajari.

Versi dari wordpress yang digunakan, ternyata juga ikut menyumbang seberapa profesional website yang tengah dikembangkan. Namun faktanya sebagian orang tidak selalu melakukan upgrade karena dianggap lebih nyaman. Nah untuk mengetahui versi ke berapa wordpress yang digunakan oleh beberapa website sukses yang sedang anda pelajari dan akan ikuti, sebaiknya anda melakukan cara berikut ini agar bisa mendapatkan informasi lengkapnya.

1. Masuk ke Dashboard Website Anda (Admin Area)

Cara pertama untuk melakukan pengecekan terhadap informasi mengenai versi wordpress yang kini anda gunakan adalah dengan memanfaatkan dashboard website anda tersebut. Prosesnya pun sangat mudah kok. Yuk simak langkah demi langkahnya dengan baik!

  • Silahkan melakukan login terlebih dahulu ke wordpress anda. Kemudian ketik saja seperti ini “namadomainanda.com/wp-admin, agar bisa mengunjungi halaman login yang saya maksudkan tadi.
  • Masukkan username dan password dengan benar, kemudian klik button login. Tunggu beberapa saat sampai muncul dashboard dari wordpress anda.
  • Setelah anda berhasil masuk ke dashboard (admin area), biasanya pada bagian atasnya terdapat informasi versi wordpress yang tengah anda gunakan dan informasi mengenai versi terbaru dari wordpress yang sudah tersedia. Mudah bukan?

2. View Source Code Website Bersangkutan

Cara kedua ini tergolong mudah untuk dipraktekkan dalam waktu yang cukup singkat. Anda hanya perlu fokus dan benar – benar mengikuti langkah demi langkahnya dengan baik. Jika anda sudah memahaminya, tidak sampai 5 menit pun anda akan mendapatkan informasi seputar versi wordpress yang anda digunakan atau website lain yang dituju.

  • Silahkan kunjungi website yang anda inginkan di pencarian browser. Anda bisa ketikkan url website pada kolom pencarian browser. Tunggu beberapa saat dan pilih halaman mana saja yang dianggap memudahkan. Boleh halaman utama (home) atau pun halaman lainnya.
  • Klik kanan pada mouse anda sampai muncul beberapa fungsi. Anda bisa pilih “View Page Source” dan tunggu beberapa saat. Anda akan dibawa ke new tab dengan tampilan kode – kode html yang digunakan untuk membangun website bersangkutan. Namun anda tidak perlu bingung karena melihat banyaknya kode yang tampil tersebut.
  • Untuk lebih memudahkan pencarian versi wordpress yang digunakan pada banyak kode tersebut, maka anda bisa memanfaatkan tombol yang ada pada keyboard. Silahkan klik CTRL + F, secara otomatis akan muncul kolom di bagian bawah layar.
  • Anda bisa langsung ketikkan fungsi “Generator” pada kolom “Find in Page” (kolom yang muncul tadi).
  • Selanjutnya anda bisa perhatikan source code, fungsi “Generator” ada pada source code akan berubah menjadi warna hijau dan menunjukkan dimana letak dari informasi versi wordpress berada. Contoh source code nya seperti ini, “name=generator content=”WordPress 5.1″.
  • Proses telah selesai dilakukan, simpel dan tidak membutuhkan banyak waktu.
  • Setelah anda mendapatkan informasi mengenai versi wordpress yang digunakan tersebut, sekarang anda bisa mengupgrade versi wordpress anda atau pun membiarkannya saja karena sudah nyaman. Namun agar bisa mengikuti jejak kesuksesan website lain, maka selanjutnya anda juga bisa mengupgrade seperti halnya website yang sudah mencapai kesuksesan.
  • Agar lebih yakin, anda bisa mempraktekkannya ke beberapa website yang anda anggap patut dijadikan contoh karena kesuksesan yang diraihnya dalam mendatangkan banyak pengunjung.

Untuk cara kedua ini tidak sepenuhnya bisa dilakukan, karena sebagian orang yang sudah paham betul atau bahkan expert di bidang pengembangan website, biasanya akan menggunakan fungsi keamanan untuk antisipasi agar informasi mengenai websitenya sulit untuk dipelajari oleh orang lain.

Misalnya saja seperti apa saja isi dari website tidak bisa di copy paste termasuk content – content pendukungnya, pengecekan source code dan informasi penting lainnya. Seperti halnya rumahtulishary.com yang sudah menerapkan sistem keamanan dimana source code dari setiap halaman website tidak bisa dilihat oleh orang lain. Saat anda klik kanan, tidak akan muncul fungsi dan informasi apapun yang bisa dijelajahi lebih lanjut.

3.Melalui File Bernama Version.php

Cara ketiga ini mungkin bagi sebagian orang dianggap sulit karena prosesnya yang cukup rumit dan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Anda harus belajar yang namanya memahami source code dari wordpress. Jika cara pertama atau pun cara kedua sudah berhasil, cara ketiga sebenarnya tidak perlu dilakukan juga tidak menjadi masalah. Namun jika anda ingin mendapatkan wawasan baru malah justru lebih baik. Untuk lebih jelasnya, anda bisa simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

  • Anda wajib membuat koneksi yang nantinya bisa terhubung dengan akun hosting anda. Manfaatkan file manager yang bisa anda temukan di provider hosting anda tersebut. Untuk lebih mudahnya, anda juga bisa memanfaatkan sebuah aplikasi pendukung yakni aplikasi FTP client.
  • Pastikan bahwasannya koneksi yang anda buat sebelumnya berhasil, agar anda tidak perlu melakukan pengoneksian ulang saat melakukan proses selanjutnya.
  • Silahkan masuk ke bagian direktori yang merupakan hasil instalasi wordpress. Setau saya namanya adalag “public_html”)
  • Silahkan pilih forder bernama “wp-includes”.
  • Cari dengan teliti sampai ketemu file bernama “version.php”. Di dalam file tersebut seperti yang sudah saya sampaikan, anda bisa menemukan informasi seputar versi terbaru daru wordpress yang anda gunakan saat ini. Lebih pastinya, anda bisa lihat pada source code di baris ke tujuh. Silahkan perhatikan baik – baik, pasti anda akan ketemu dengan informasi mengenai versi terbaru dari wordpress tersebut.

Dengan adanya informasi versi wordpress yang diletakkan pada lokasi yang sama pada semua wordpress, ternyata tidak sedikit orang yang bertanya – tanya, apakah file “version.php” itu aman dari hacker? Nah inilah yang masih menjadi tanda tanya besar bagi para pengguna.

Ketiga cara di atas merupakan cara terbaik yang menurut saya paling banyak dilakukan dan mudah untuk dipraktekkan. Dengan menyimak secara mendalam informasi yang saya berikan di atas, diharapkan anda yang sedang belajar dalam pengembangan website, bisa mendapatkan manfaat yang lebih maksimal ya. Jangan pernah berhenti untuk belajar dan mencari informasi – informasi baru demi kualitas diri yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *